Malam tahun baru di Masjid At Tiin

Emang sih, tahun baru udah lama berlalu. Tapi sebenarnya ada pengalaman yang tidak bisa kulupakan. Aku yang anak kampung ini merantau kuliah jauh2 dari suatu pulau di sana ke Depok ini, tidak pernah merayakan apa yang disebut orang dengan tahun baru. Kenapa??? Karena aku tak pernah menganggapnya penting!! Umur berkurang kok dirayain? Yah begitulah, sampai pada tahun ini (21 tahun aku hidup).

Hingga pada suatu malam,… Senin 30 Desember 2007 sebuah SMS disebar ttg bagaimana kalo ngerayain tahun baru di masjid At Tiin Taman Mini. Aku saat itu lagi nginap di rumah seorang teman. Kami pun setuju.

Tanggal 30 malam kami berangkat mulai jam 6 dari kosan dengan konvoi motor. Ada sekitar 7 mahasiswa. Maaf, jgn berharap ada cewek, karena kami semua emang para jomblo..haha (ngetawain nasib). Eh… ujan!! Kami pun memasang jas ujan. Yang ga punya harus terima nasib…basah!!

Eh… ujannya makin lebat!! Kami pun berhenti di sebuah pom bensin. Ujannya lebih lebat dari sebelumnya. Bayangan ngerayain tahun baru di pom bensin pun muncul di benak kami….. menyedihkan.

Berbekal ketakutan itu, kami pun akhirnya menempuh ujan tsb. Nyampe di TMII jam 20.00 wib. Eh… di TMII nya macet, plus… jalan yang seharusnya deket(tinggal 1000 meter lagi dari At Tiin), di pindahjalurkan ke arah lain dg jarak berkilo2. Sistem di Indonesia emang gila. Polisinya gila (maaf ga semuanya kok) sehingga basah2an pun berlanjut. Pukul 21.15, ga tahan dingin kami berhenti untuk makan sate (sebenarnya yg makan cuma 2 org). Yg lain ga punya duit karena entah kenapa satenya jadi tiba2 sangat mahal malam itu. Haha…

Perjalanan dilanjutkan… sampai di 500 meter sebelum gerbang At tiin pukul 23.00. Untuk mencapai gerbang masih ada macet yg harus dinikmati. Bagaimana tidak!?? Orang2 udah pada selesai, ceramah tahun baru dari ustadz2 terkenal seperti Arifin Ilham dkk juga telah selesai. Jadi kami melawan arus, orang2 ingin pulang, tapi kami baru datang. Bayangkan bagaimana perjuangannya!? Sebenarnya udah beberapa kali ingin balik aja menikmati kasur dan bantal yang nyaman, ditemani segelas teh hangat, sekantong snack pilus, sambil nonton dorama jepang yg baru di download di komputer tersayang. Ahh…!

Tapi karena udah nyampe sini, tgl beberapa meter lagi, kami rela nunggu sekitar 40 menit lagi agar bisa masuk.

Dan coba tebak…. ternyata bagian paling dalam yang bisa kami jangkau dengan motor2 kami hingga pukul 00.00 pada saat tahun baru adalah taman rumput masjid At Tiin yang jaraknya 200 meter(ga ada atap lho….. basah2an).

Kami hanya bisa menikmati kemegahan At Tiin dari kejauhan. Ya Allah… untuk berbuat baik aja kok susah bgt!? Kami bukannya hura2 kok! (ada niat dikit sih, hehe:) Beberapa kata untuk menggambarkan keadaan saat itu: basah, dingin, gelap, lapar, rentetan klakson, dan ditemani asap kendaraan2 yang memang ngotot pengen cepet pulang dengan menghalalkan segala cara. Serempet sana, serempet sini. Beruntung motor2 kami yang ngotot pengen masuk bisa lolos. Fiuhh…

SYUUUUT……DORRR!! Eh… ternyata dari tempat itu masih bisa liat kembang api, Bos! Walaupun dikit.

Warna-warni… terang… seperti mengajak kami melupakan semua penderitaan malam itu…!

Dimanakah aku akan berada tahun depan?? Akankah kami tetap bersama? (haalah..) Karena, kami akan berpisah tahun ini. Mau lulus bo’ !! Insya Allah, doain aja yah 🙂

Kami ga sempat masuk masjid buat shalat, tidak juga sempat mendengarkan ceramah tahun baru. Jadi kami hanya bisa mengingat kebodohan2, dosa2, kejahilan2, dan semua hal negatif kami setahun yang lalu, dan introspeksi diri untuk mengarungi perahu tahun depan.

Nah… acara tahun baru itu (yang merupakan acara terakhir kami di Teknik Industri sbg mahasiswa, acara tahun baru pertama yang benar2 membuatku keluar dari sarangku [baca:kosan] yang seharusnya indah, tapi diwarnai hujan) di akhiri dengan lampu blitz dari kamera seorang teman.

Cklik1…

Cklik2…

Cklik3…

Cklik4…

Sebenarnya ckliknya sampai 11, tapi karena keterbatasan halaman cukup sampai sini saja(hehe)…

Iklan

0 Responses to “Malam tahun baru di Masjid At Tiin”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




WELCOME TO MY PLACE!
Selamat datang di tempat saya. Mudah-mudahan Anda bisa menemukan apa yang Anda cari (walau ga da papa disini). Jika Anda tidak terlalu sibuk, tolong tinggalkan "sesuatu" (baca: comment). Soal isi, maaf baru dikit. Saya lagi belajar ngutak-atik WP ini

RianLendar

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Jml tamu sampai saat ini :

  • 35,102 tamu
RELATIONS :










%d blogger menyukai ini: